Harga Naik, Cabai Di Ladang Banyak Yang Tidak Berbuah Dan Mati


As'ari Warga Dusun Pao Desa Jati Sari Kecamatan Arjasa, Memetik dan melihat cabai yang sudah hampir mati di ladangnya sendiri, kemarin (19/2).

Situbondo,lensakomunikasi.com -Musim Hujan cukup membuat petani kebingungan dengan tanaman di ladangnya apalagi yang di tanam saat ini sudah banyak yang tidak berbuah, mati dan terkena cacar tanaman akibat banyaknya genangan air, hal ini juga dirasakan As'ari warga dusun Pao Desa Jati Sari juga merasakan keresahan yang sama dengan petani cabai lainnya. 

"Saya harus setiap pagi ke sawah ini untuk membuang genangan air ke selokan,Sudah di buang masih seperti ini keadaannya cabai saya apalagi tidak di buang" Ucap As'ari

Bagaimana tidak resah kenaikan 20% harga cabai membuat As'ari harus latin setiap hari ke sawahnya untuk tetap merawat cabai yang sudah di tanamnya

"Panen Yang pertama harganya masih 50 ribu per kilo dan saya memperoleh 2 Kwintal Setengah, sedangkan sekarang naik menjadi 70 per kilo dan akan masih naik lagi bisa bisa ke 90 perkilonya" Imbuh As'ari

As'ari juga menjelaskan kenaikan harga inilah yang membuatnya harus lebih telaten, banyak waktu di sawah demi kebaikan dan mendapatkan hasil yang memuaskan dari cabai miliknya. 

"Tidak hanya punya saya yang seperti ini keadaan cabainya, punya saudara saya dan petani lainnya juga sama seperti ini keadannya" Tutur As'ari

Dengan keadaan cuaca seperti ini para petani harus bisa menjaga dan merawat demi menuai hasil yang maksimal. 

As'ari juga menambahkan penyebab kenaikan harga cabai,biasanya panen ketika tidak musim hujan bisa memanen 2 kali dalam dua minggu akibat hujan selalu turun membuat tanaman tidak stabil pertumbuhannya dan hanya bisa 1 kali panen dalam 2 minggu. 

"Biasanya saya dalam waktu satu bulan itu bisa 3 sampai 4 kali panen, Untuk sekarang masih satu kali karena musim hujan ini belum lagi proses pengobatan ke daun dan membuang buah yang terkena cacar, mungkin dalam bulan Februari ini hanya bisa 2 kali panen, jadi wajar kalau harga cabai naik" Tutup As'ari (min)







Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama