Insiden Atap Asbes Roboh di SDN 2 Sapih Probolinggo, Nakes Desa Tanggap Tangani Siswa

Probolinggo, lensakomunikasi.com, Bencana alam berupa angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Probolinggo. Kali ini, dampaknya dirasakan di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, setelah atap berbahan asbes di ruang kelas VI SDN 2 Sapih rusak dan terbawa angin hingga menimpa salah seorang murid yang sedang berada di lingkungan sekolah.

Dokumentasi Nakes Desa Sapih probolinggo saat memberikan penanganan Medis terhadap salahsatu siswa di SDN Setempat

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/1/2026) dan sontak menimbulkan kepanikan di kalangan guru dan siswa. Beruntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban luka berat. Berdasarkan laporan awal, siswa yang tertimpa asbes mengalami luka ringan di bagian kanan tubuh tanpa adanya perdarahan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tenaga Kesehatan (Nakes) Desa Sapih segera bergerak cepat ke lokasi kejadian. Informasi awal diterima dari Kepala Puskesmas, yang kemudian diteruskan kepada Nakes Desa Sapih untuk dilakukan penanganan darurat.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung menuju sekolah. Dari hasil pemeriksaan, kondisi anak stabil, hanya mengalami luka ringan dan tidak ada luka terbuka,” ujar Bidan Fijriah Oktavia Irsadi, yang akrab disapa Bu Fifi, saat ditemui di lokasi kejadian

Disamping itu Bu Fifi menjelaskan, sebelum melakukan tindakan medis, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan salah satu guru SDN 2 Sapih yang menyampaikan bahwa asbes atap kelas VI rusak akibat terpaan angin kencang dan menimpa murid. Penanganan pertama pun langsung dilakukan di lokasi untuk memastikan tidak ada cedera lanjutan.

Dokumentasi kunjungan dan Kordinasi Nakes Desa Sapih Probolinggo

Koordinasi antar pihak berjalan dengan baik. Pemerintah Kabupaten Probolinggo, pihak sekolah SDN 2 Sapih, serta Nakes Desa Sapih menunjukkan respons yang cepat dan sinergis dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko lanjutan, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Pewarta : Faisal/Roz

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama