Izzul Muttaqin; Menjadi Jurnalis Handal, Kuncinya 'Peka'

Izzul Muttaqin; Menjadi Jurnalis Handal, Kuncinya 'Peka'
Jurnalis dan Novelis muda asal Situbondo Izzul Muttaqin Sebelah Kanan
Situbondo,himmahkpi.com Menjalani kewajiban selaku mahasiswa aktif di kampus STAI Nurul Huda itu adalah hal yang sangat menyenangkan bahkan bisa jadi menyedihkan. Kenapa? Hal ini bisa ditandai dengan ketika mendapat kabar mengenai suatu peristiwa lalu turun lapangan untuk mendapatkan data yang akurat melalui proses interview. Sedangkan akan menjadi sangat menyedihkan bila  pikiran kosong atau bahkan kacau, tidak ada tujuan pasti, bahkan malas beraktivitas. Ini sudah pernah dialami oleh salah satu peserta PPL STAI Nurul huda yang sedang melakukan praktik menjadi reporter pada pertama kalinya. Senin (24/02/2020).

Namun, menurut salah satu Reporter muda Radar Jawa Pos Situbondo yang kini sedang digelutinya, Izzul Muttaqin mengatakan bahwa menjadi seorang reporter harusnya peka terhadap lingkungan. "Ya memang harus peka, peka pada isu-isu terkini, peka pada lingkungan. Misal, saat ini musim penghujan yang biasanya akan berdampak banjir. Maka apa yg harus kita lakukan adalah mendatangi pihak khusus penanganan bencana untuk mengantisipasinya" jelas Izzul.

Bahkan tidak cukup pada persoalan peka pada lingkungan. Izzul juga mengatakan bahwa kunci utama menjadi seorang reporter yaitu harus percaya diri dan harus kuat mental. Sesuai pengalamannya, ia sudah sekian kali diancam akan dibunuh, di penjarakan dsb. "Pokoknya yang pertama itu harus kuat mental. Jangan setengah-setengah. Apalagi seperti saya ini sering di kecam oleh netizen. Mau di penjarakan atau sampai ada yang bilang mau di bunuh" pungkas Reporter Radar Jawa Pos Situbondo. Izzul Muttaqin.

Alhasil, menjadi seorang wartawan itu tidak mudah. Selain harus mematuhi kaeadah jurnalistik dan peraturan pers atau wartawan yang wajib di penuhi. Maka, ada hal penting lain yang harus diperhatikan pula, seperti wartawan harus siap sedia dikomentari bahkan di marahi oleh atasan seperti Pemred. Ucap Izul sambil tertawa.

#SNF

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama